Selasa, 18 September 2012

AYO MANFAATKAN LABORATORIUM VIRTUAL


19/04/2012 2 komentar
Laboratorium virtual atau bisa disebut dengan istilah Virtual Labs adalah serangkaian alat-alat laboratorium yang berbentuk perangkat lunak (software) komputer berbasis multimedia interaktif, yang dioperasikan dengan komputer dan dapat mensimulasikan kegiatan di laboratorium seakan-akan pengguna berada pada laboratorium sebenarnya. Laboratorium virtual potensial untuk memberikan peningkatan secara signifikan dan pengalaman belajar yang lebih efektif. Pengembangan laboratorium virtual ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan belajar yang dialami oleh peserta didik dan mengatasi permasalahan biaya dalam pengadaan alat dan bahan yang digunakan untuk melakukan kegiatan praktikum bagi sekolah-sekolah yang kurang mampu.
Melalui pembelajaran multimedia dalam bentuk laboratorium virtual, secara umum manfaat yang dapat diperoleh adalah proses pembelajaran menjadi lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar dapat ditingkatkan dan proses belajar mengajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Selain itu, melalui laboratorium virtual, bisa dilakukan penghematan biaya riset, serta riset-riset yang dahulu tidak mungkin dilakukan, karena keterbatasan pengkondisian sistem, saat ini telah bisa dilakukan (Reismeiyanto, 2008).
Menurut Farreira (2010), Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan menggunakan laboratorium virtual online adalah
  1. Mengurangi keterbatasan waktu, jika tidak ada cukup waktu  untuk mengajari seluruh peserta didik di dalam lab hingga mereka paham,
  2. Mengurangi hambatan geografis, jika terdapat siswa atau mahasiswa yang berlokasi jauh dari pusat pembelajaran (kampus),
  3. Ekonomis, tidak membutuhkan bangunan lab, alat-alat dan bahan-bahan seperti pada laboratorium konvensional,
  4. Meningkatkan kualitas eksperimen, karena memungkinkan untuk diulang untuk memperjelas keraguan dalam pengukuran di lab,
  5. Meningkatkan efektivitas pembelajaran, karena siswa atau mahasiswa akan semakin lama menghabiskan waktunya dalam lab virtual tersebut berulang-ulang,
  6. Meningkatkan keamanan dan keselamatan, karena tidak berinteraksi dengan alat dan bahan kimia yang nyata.
Kelemahan dalam pemanfaatan Laboratorium Virtual online :
  1. Peserta didik harus online (terkoneksi internet) untuk menjalankan simulasi suatu praktikum.
  2. Keterbatasan pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaan praktikum online, karena kebanyakan penyedia layanan Virtual Labs menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.
  3. Kurangnya pengalaman secara riil di laboratorium nyata, sehingga terjadi kebingungan peserta didik dalam merangkai alat dan mengoperasikannya.
  4. Laboratorium Virtual tidak memberikan pengalaman di lapangan secara nyata.
Beberapa penyedia layanan Laboratorium Virtual (Virtual Labs) memberikan layanan secara gratis dan sebagiannya lagi secara berbayar. Kita bisa memanfaatkan Virtual Labs gratis untuk menunjang pemahaman peserta didik kita dalam memahami suatu konsep. Kadang guru tidak sempat melakukan praktikum bersama siswa karena adanya keterbatasan waktu ataupun karena keterbatasan peralatan serta sarana prasana praktikum. Virtual Labs menjadi solusi terbaik untuk melakukan praktikum secara “REAL TIME” kapanpun dan dimanapun peserta didik berada.
LINK VIRTUAL LABS GRATIS
Berikut saya cantumkan beberapa sumber penyedia layanan Virtual Labs secara gratis yang bisa kita manfaatkan. Semua layanan menggunakan bahsa Inggris sebagai pengantarnya.
Persyaratan teknis komputer agar bisa mengakses Virtual Labs yaitu :
1. Terinstal Flash Player
2. Terinstal Java Run Time Environment
Penyedia layanan Virtual Labs gratis diantaranya yaitu :
1. Virtual Labs India (IIT-H)
India memperkenalkan laboratorium virtual sains dan teknik pertama di negeri itu. Laboratorium yang diluncurkan pada 23 Februari 2012 ini bertujuan memberikan fasilitas laboratorium sains dan teknik kepada pelajar negeri itu sehingga bisa melakukan eksperimen secara online.
Laboratorium bertajuk Virtual Labs Project ini dapat memfasilitasi percobaan dalam 97 bidang di sembilan disiplin sains dan teknik termasuk elektronik dan komunikasi, teknik sipil, ilmu komputer, teknik rekayasa, bioteknologi, dan rekayasa biomedis.
Para pendukung proyek mengatakan bahwa laboratorium virtual merupakan cara untuk menangani kekurangan pengajar di perguruan tinggi teknik di India. Demikian seperti dikutip dari University World News, Senin (12/3/2012). (Sumber : http://kampus.okezone.com)
2. Virtual Labs Biologi Stanford
3. McGraw-Hill Biology: Virtual Laboratory Links :
4. PhET Interactive Simulations University of Colorado
5. Chemistry Experiment Simulations and Conceptual Computer Animations

Jumat, 07 September 2012

Paket Aplikasi Sekolah (PAS) SMA Online Training


Ada email bertanya, bagaimana urutan pengisian Data PAS
Ini jawaban saya:
urutan ini adalah wajib minimal untuk membuat PAS siap jalan. Namun, data lain yang ada juga mesti diisi untuk mendapatkan

data/laporan yang lengkap
Urut2annya;
I. Referensi sekolah
Menu:
1.2.1.2: akan berpengaruh pada Jadwal Pelajaran
1.2.1.3: IDEM
1.2.4.1: daftar Mulok di SEKOLAH, bila tidak diisi, mulok dianggap tidak ada
1.2.4.2: Pembelajaran Mulok di setiap kelas, bila tidak diisi, MULOK tidak dapt diberikan nilai
1.2.4.4.1: daftar jenis ujian/ulangan yang diselenggarakan Guru/ sekolah. edit bila perlu
1.2.6.2: Daftar semua pembayaran yang ada di sekolah
II. referensi Periodikal
1.3.1.2: Program pengajaran per tingkat X(Umum), XI (IPA,IPS, Bahasa), XII (IPA,IPS, Bahasa). Isikan sesuai dengan keadaan

sekolah.
1.3.1.3 : distribusi pembayaran yang ada di 1.2.6.2 ke setiap kelas. Masukkan sesuai keadaan sekolah
III. administrasi Sekolah
2.3 : Ruangan sekolah, masukkan data ruangan dengan jenis Ruang Teori/Kelas, sebanyak ROMBEL

Sampai disini, maka data minimal sudah siap. selanjutnya...
1. daftar guru
Entry Manual:menu 3.1.1 atau
Import, menggunakan file: :\DEPDIKNAS\Paket Aplikasi Sekolah - SMA\Import\05_Kepegawaian\01_Biodata_pegawai.xls
2. Riwayat Pangkat:
Manual: 3.1.1 Tab riwayat Pangkat
Import::\DEPDIKNAS\Paket Aplikasi Sekolah - SMA\Import\05_Kepegawaian\04_Riwayat_Pangkat.xls
2. Riwayat Jabatan:
Manual: 3.1.1 Tab riwayat Jabatan
Import::\DEPDIKNAS\Paket Aplikasi Sekolah - SMA\Import\05_Kepegawaian\05_Riwayat_Jabatan.xls

Sampai Disini, daftar guru dah siap...silahkan cek menu 3.3.1
selanjutnya, penetepan ROmbel
Menu 1.3.1.5, perhatikan no rombel HARUS SELALU DIMULAI DARI SATU, kesalahan biasanya ketika entry untuk rombel kelas XI,

Rombel harus kembali dimulai dari 1, dan tidak meneruskan dari kelas X. Keterangan dapat diisi, identitas kelasnya misal:

Kelas X-1.

Sampe sini, rombel selesai
Berikutnya, Data Siswa
1. data Pribadi Siswa:
Entry Manual: 5.1.1
Import::\DEPDIKNAS\Paket Aplikasi Sekolah - SMA\Import\06_Kesiswaan\02_Siswa\02_01_Biodata_siswa.xls
2. Distribusi Siswa ke Rombel:
Entry Manual: 6.1.2
Import::\DEPDIKNAS\Paket Aplikasi Sekolah - SMA\Import\07_Rombongan_Belajar\04_Tingkat_Kelas.xls
Untuk langkah ini, bakal ketahuan kalo NIS ada yang slah, so pastikan dulu.

sampe disini, data PAS sudah siap untuk rutinitas penilaian, absensi, dan pembayaran. Tapi ingat ini adalah minimal, data pada menu yang lain juga harus diisi secara bertahap.

apabila ada masalah/pertanyaan, silahkan email lagi.
Wassalam

Untuk bagaimana cara import dan sebagainya, silahkan cek POST saya yang lama di blog ini
Good Luck Everyone

Bikin CCTV Online Sederhana Bagian 2


Membuat cctv online tidak terlalu sulit, seperti di tulisan terdahulu Bikin CCTV Online Sederhana. Salah satu kesulitan yang timbul adalah membutuhkan ip publik. Sebagian besar operator terutama gsm memang tidak memberikan ip publik, sehingga cctv tidak bisa diakses dari internet. Bagaimanakah cara mengakalinya?

Mengakalinya dengan membuat capture gambar dari cctv kemudian file diupload via ftp ke server lokal (dengan xampp) dan diakses keluar dengan bantuan Opera Unite.
Berikut ini tahap-tahapnya. Pertama install dan setting xampp.
  • Download Portable xampp disini. Pilih yang full (sebelah kiri) jangan yang versi lite, karena tidak ada Filezillanya.
  • Kemudian install. Akan ada pilihan tempat dimana akan meletakkan xampp. Misalnya saja di drive c.
  • Setelah selesai akan muncul menu untuk mensetting – dienter2 saja. Di pilihan terakhir pilih 1 – Start XAMPP Control Panel.

  • Akan muncul jendela baru.
  • Klik Start di Filezilla. Kemudian Klik Admin.

  • Keluar jendela Filezilla Admin. Klik Edit – User.

  • Klik Shared Folder (1). Pilih direktori/folder paling atas (2), kemudian centang semua yang dibagian kanan (3).

  • Klik OK setelah selesai. Jadi ftp virtual Anda berada di folder c:xamppanonymous.
  • Buka directory dimana Anda menempatkan xampp misalnya c:xampp. Klik xampp_start.
Tahap selanjutnya mensetting Webcam7.
  • Jalankan Webcam 7.
  • Pilih Web/Broadcastc(1). Pilih Tab Upload (FTP/FTPS) (2).
    Klik Activate (3). Anda bisa menseting berapa cepat upload interval, misalnya saja bisa diubah menjadi 5 detik (4).

  • Maka setiap 10 detik Webcam 7 akan mengcapture gambar kamera cctv Anda dan ditempatkan di c:xamppanonymous dengan nama file cam_1.jpg.
Tapi bagaimanakah agar gambar bisa dilihat lewat Internet. Caranya dengan Opera Unite di Opera Browser.
  • Silakan Buka Opera Browser.
  • Kemudian jalankan Opera Unite di kiri bawah. Klik yang seperti kipas – Enable Opera Unite. Login dengan username Opera, jika belum ada bisa membuat username baru.

  • Setelah tampil Opera Unite, klik Webserver kemudian akan ada jendela untuk memasukkan alamat folder Anda. Pilih ke c:xamppanonymous. Klik OK.

  • Alamat akses Opera Unite ada di bagian sharing sebelah kanan. Alamat web terpassword sesuai keterangan.
  • Silakan buka alamat tadi. Klik cam_1.jpg. Maka gambar webcam Anda tertampil. Silakan refresh halaman untuk mendapatkan gambar terbaru.

  • Agar lebih enak Anda bisa membuat file index.html di c:xamppanonymous dimana file html berisi foto cam_1.jpg serta dibuat otomatis refresh.
Jika Anda mempunyai hosting sendiri maka dari Webcam 7 dapat langsung diupload ke hosting sehingga tidak perlu menginstall Xampp maupun memakai Opera Unite. Namun bandwidth hosting harus lumayan gede, karena akan mengupload terus menerus.
Kurang lebih begitu caranya,  dengan metode image/gambar ini maka loadingnya lebih cepat dan lebih hemat kuota internet. Kelemahannya tidak ada suara serta tidak gerak2 :D
Semoga Bermanfaat

Cara Membuat Name Server Sendiri

Ketika kita membeli sebuah Domain dan Hosting maka agar domain kita tertuju ke server hosting di perlukan NS atau name server agar domain kita terkonek dengan server hosting. Biasanya kita akan diberikan ns oleh si penjual hosting dengan nama ns yang ada nama domain penjualnya seperti contohnya :
dns1.ceriahosting.com
dns2.ceriahosting.com
Sebenarnya kita bisa membuat NS seperti diatas dengan nama domain kita sendiri dengan syrat kita bisa masuk ke dalam panel domain, seperti contoh misalkan domain anda adalah domainanda.com maka anda bisa membuat ns dengan nama :
ns1.domainanda.com | ns2.domainanda.com
atau bisa juga dengan nama lain selain ns1 dan ns2
Tidak semua panel domain menyediakan fasilitas ini, sepertihalnya domain .id tidak ada fasilitas untuk ini. Maka disini saya akan memcontohkan untuk membuat NS sendiri pada panel domain yang ada di ceriahosting.com
  1. Silahkan anda login ke panel domain anda untuk pelanggan ceriahosting bisa masuk ke Domain Panel ceriahosting.
  2. Setelah anda login Klik menu Domain pilih List All Orders maka disana akan terlihat nama domain anda.
  3. Kemudian anda klik nama domain yang akan anda ganti ns nya kemudian klik Child name server .
  4. Disana akan terlihat 2 buah textbox Hostname dan IP adsress. Isi hostname dengan NS yang anda inginkan kemudian isi IP adsress dengan IP address yang diberikan oleh Penjual hosting.
  5. Klik Submit dan ulangi untuk mengisi NS yang kedua.
  6. Setelah selesai kemudian klik name servers dan isi dengan name server yang sudah anda buat tadi.
Dan terakhir kita whois, maka akan tertampil ns yang sudah kita setting tadi ns1.domainanda.com dan ns2.domainanda.com, Selamat mencoba dan silahkan kontak kami jika ada kesulitan.
Jika anda butuh domain murah dan Hosting murah silahkan hubungi kami.
Filed Under: Articles

Kamis, 13 Oktober 2011

PostgreSQL vs MySQL


Saat ini dengan mudah kita bisa mengatakan, dua produk database open source paling terkenal dan banyak digunakan adalah MySQL dan PostgreSQL. “Mana yang lebih bagus?” adalah pertanyaan yang hingga akhir zaman nanti akan selalu terlontar. Kami tahu pertanyaan ini tidak ada artinya, dan tidak membantu sama sekali. Namun di artikel ini kami mencoba menyusun beberapa aspek dari kedua database yang berbeda satu sama lain. Harapan kami, perbandingan ini membantu Anda menjawab pertanyaan “mana yang sebaiknya dipakai untuk [sebutkan kebutuhan Anda di sini].” Jangan lupa pula, sebelum memutuskan selalu ceklah dulu homepage kedua database sebab dari waktu ke waktu fitur tiap database berubah/bertambah. Perbandingan di artikel ini sendiri menggunakan versi MySQL 3.23.49/4.0.1 dan PostgreSQL 7.2.

Tujuan Desain

Dari semula latar belakang dikembangkannya kedua database ini sudah berbeda. MySQL berkembang dari solusi yang dipakai oleh pembuatnya, TcX AB, dalam memroses data untuk aplikasi Web. Fokusnya adalah pada kecepatan. PostgreSQL, di lain pihak, berkembang dari riset akademik. Fokus pengembangan PostgreSQL adalah pada fitur OO, reliabilitas, dan dukungan SQL yang mantap. Namun, seiring kedua produk ini bertambah matang, keduanya semakin banyak memiliki sifat-sifat ini. MySQL versi 4.x misalnya, berjanji menambahkan fitur-fitur yang sejak lama diidamkan pemakainya: subselect, view, dsb. Sementara PostgreSQL, yang sempat memiliki masalah stabilitas dan skalabilitas di seri awal versi 6.x, juga kini telah amat menarik dari segi kecepatan.

Pengembangan

Pengembangan MySQL diatur secara sentral oleh perusahaan komersial di Swedia bernama MySQL AB (sebelumnya TcX AB). Perusahaan ini memperoleh pemasukan utamanya dari menjual layanan support dan konsultasi MySQL. PostgreSQL dikembangkan secara lebih terdesentralisasi dan merakyat, namun tetap diatur oleh sebuah kelompok online bernama PostgreSQL Development Group.
MySQL dirilis dalam satuan yang lebih sering (sebulan bisa lebih dari satu kali), sementara PostgreSQL sekitar 4–6 bulan sekali.

Jumlah Pengguna

Menurut MySQL AB, saat ini jumlah instalasi MySQL sekitar 3 juta. PostgreSQL sendiri tidak diketahui pasti berapa jumlah penggunanya; kemungkinan masih berada di bawah MySQL karena banyaknya situs Web dan perusahaan webhosting yang hanya menggunakan MySQL. Plus secara keseluruhan popularitas MySQL (trafik milis, tutorial/artikel yang membahas, dsb) lebih besar daripada PostgreSQL. Tapi karena PostgreSQL juga disertakan secara default di distro-distro Linux seperti Red Hat dan SuSE, jumlah penggunanya pun sudah pasti banyak.

Arsitektur dan Portabilitas

MySQL memiliki arsitektur multithreading, sementara PostgreSQL multiproses (forking). Ini berarti PostgreSQL potensial memiliki stabilitas yang lebih tinggi, sebab satu proses anak yang mati tidak akan menyebabkan seluruh daemon mati—meskipun pada kenyataannya, dulu ini sering terjadi. Di sisi lain, arsitektur dengan forking ini sulit diterapkan ke Windows, sebab Windows amat thread-oriented. Karena itulah, baru MySQL yang memiliki port natif ke Windows. PostgreSQL sendiri saat ini bisa dijalankan di Windows, tapi melalui lapisan emulasi Cygwin.

ACID compliance

Sampai sekarang masih banyak yang bilang MySQL itu tidak ACID-compliant. Padahal sejak 2 tahun lalu MySQL sudah mempunyai handler tabel BerkeleyDB, dan belakangan ini InnoDB, sehingga MySQL sudah mendukung transaksi. Handler tabel MySQL yang lama, ISAM dan MyISAM, tidak ACID-compliant. PostgreSQL sendiri sejak lama telah ACID-compliant.

Lisensi

Lisensi PostgreSQL lebih liberal. Inilah sebabnya ada banyak produk closed-source dan komersial yang bisa dikembangkan dari source code PostgreSQL. MySQL, karena dilisensi di bawah GPL, tidak boleh dimodifikasi menghasilkan produk turunan yang closed-source.

Kecepatan

Soal kecepatan ini relatif dan kadang juga jadi isu sensitif. Baik kedua pihak, maupun pihak ketiga, pernah menerbitkan benchmark yang lalu ditepis atau dicibir karena tidak objektif.
Pada dasarnya perbandingan kecepatan keduanya seperti ini: MySQL terkenal cepat dalam melakukan query sederhana. Dengan kata lain, dapat memroses lebih banyak SQL per satuan waktu. Tapi dalam kondisi load tinggi (jumlah koneksi simultan besar), PostgreSQL sering mengalahkan MySQL untuk query dengan klausa JOIN yang kompleks, seperti dialami Tim Perdue saat mencoba kedua database untuk diimplementasikan di SourceForge.net. Penyebab utamanya adalah karena MySQL menggunakan locking level table dalam UPDATE, sehingga koneksi yang lain tidak bisa membaca table ybs sama sekali. Locking inilah juga sebabnya mengapa pada banyak benchmark, MySQL menunjukkan penurunan kinerja yang cukup drastis untuk kondisi jumlah klien simultan tinggi. PostgreSQL mendukung locking di level yang lebih rendah, yaitu row. Table handler baru di MySQL, InnoDB, juga mendukung row level locking. Benchmark InnoDB pada jumlah koneksi tinggi menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan (www.innodb.com/bench.html).
Masalah locking tabel bisa diakali dengan membelah-belah tabel, agar satu kelompok row dapat dilock tanpa mengganggu kelompok row lain. Bahkan ada pengguna MySQL yang membelah sebuah tabel besar berisi jutaan record menjadi ribuan tabel kecil-kecil.

Stabilitas

Keduanya sudah bisa dibilang cukup hingga amat stabil. Tapi perlu diingat bahwa database manapun—bahkan Oracle—sesekali dapat menyebabkan kerusakan data. Karena itu backup/history periodik dan incremental tetap diperlukan.

Fungsi Built-In

MySQL terkenal kaya fungsi built-in, seperti modifikasi string (REPLACE, RIGHT, LTRIM, LCASE), matematika (LOG, LOG10), tanggal, dsb. Dalam hal ini MySQL lebih unggul.

Interface

Keduanya sudah amat solid. Mulai dari API C/C++, driver database Perl/Python/PHP/Tcl, ODBC, JDBC telah didukung. Anda tidak akan kesulitan menggunakan database ini dari berbagai sistem dan bahasa pemrograman. MySQL juga mendukung OLEDB dan memiliki versi embedded untuk dilink bersama aplikasi buatan Anda sendiri.

Full Text Indexing

MySQL mendukung indeks full text secara natif. PostgreSQL mendukung full text searching lewat program lain (contohnya: OpenFTS, openfts.sourceforge.net) yang memanfaatkan tipe data arraynya untuk menyimpan indeks dokumen. Secara umum dapat dikatakan bahwa indexing dengan MySQL lebih praktis, tapi dengan program ketiga lebih banyak fitur dan opsi yang bisa diatur (mis: stemming, parsing kata non-Inggris, dsb). MySQL juga, tentu saja, dapat dipakai sebagai backend bagi program search eksternal (contoh: DBIx::KwIndex, search.cpan.org/search?dist=DBIx-KwIndex), meski mungkin tidak seefisien dibandingkan array di PostgreSQL.

Replikasi

Keduanya sudah memiliki replikasi, meski replikasi di MySQL barulah satu arah. Replikasi di PostgreSQL sendiri belum disertakan dalam distribusi standarnya, namun Anda dapat mengunjungi situs gborg.postgresql.org/project/pgreplication/ (proyek pgreplication).

Manajemen User dan Keamanan

Kedua database menyimpan informasi user di sebuah database khusus. Sistem perizinan MySQL lebih mendetil daripada PostgreSQL. Misalnya, kita dapat mengeset agar user tertentu yang datang dari host tertentu hanya bisa membaca tabel saja tanpa bisa UPDATE. Di PostgreSQL ini masih bisa dilakukan dengan VIEW misalnya.
Untuk masalah enkripsi koneksi, keduanya mendukung SSL. Ada ekstensi PKIX bagi PostgreSQL yang menarik, sebab dapat membuat tabel terenkripsi: http://www.dimensional.com/~bgiles/pkixdoc/.

Tool Web/GUI

MySQL AB mengklaim lebih banyak tool grafis/web yang tersedia untuk MySQL, dan ini nampaknya cukup benar.

Tipe Data

PostgreSQL lebih kaya dalam hal tipe data (terutama yang domain-specific seperti tipe data geometris dan MONEY), tapi MySQL sudah mendukung semua tipe data umum.
Di PostgreSQL sebelum 7.1, masih ada keterbatasan yang cukup menyesakkan yaitu ukuran data BLOB maksimum adalah 8–32KB. Sejak 7.1, PostgreSQL juga dapat menyimpan data BLOB besar.
CHAR dan VARCHAR di PostgreSQL dapat menampung hingga 8 juta karakter (bandingkan dengan MySQL yang hanya 255).

Modifikasi Tabel

MySQL lebih fleksibel dalam ALTER TABLE. PostgreSQL sendiri terbatas hanya bisa melakukan penambahan kolom, penggantian nama kolom, dan penggantian nama tabel. MySQL mendukung penambahan/penghapusan kolom, penggantian definisi kolom, dsb.

Fitur OO dan SQL

Dalam waktu beberapa tahun PostgreSQL akan tetap memiliki fitur yang lebih lengkap dibandingkan MySQL. Lebih banyak fitur dari standar SQL92 yang diimplementasi oleh PostgreSQL. MySQL bahkan belum mendukung subselek. View, trigger, foreign key checking (meski ini sudah ada di InnoDB) dan stored procedure semua hanya ada di PostgreSQL. Sebagai pengembang yang memutuskan memilih salah satu database, Anda perlu menanyakan kepada diri sendiri dulu apakah ingin lebih bersusah-payah melakukan code around fasilitas-fasilitas yang tidak ada di MySQL tersebut melalui bahasa pemrograman (misalnya, stored procedure diganti dengan user-defined function, subselek diganti beberapa kali SQL yang dibungkus dengan locking, dan tidak ada “trigger” berarti Anda harus melakukan pengecekan secara manual). Jika tidak ingin repot, lebih baik memilih PostgreSQL. Tapi jika tidak butuh fitur SQL yang rumit-rumit, Anda masih punya kebebasan memilih satu dari dua.
Di samping itu MySQL pun tidak memiliki fitur OO seperti pewarisan tabel dan tipe data, atau tipe data array yang kadang praktis untuk menyimpan banyak item data di dalam satu record.

Fitur Unik

MySQL memiliki arsitektur yang memungkinkan sebuah database terdiri dari beberapa jenis tabel, misalnya: yang transaksional dan tidak, yang berbasis di memori atau di disk, yang terkompresi dan yang read-only. MySQL mendukung protokol terkompresi yang bisa menghemat bandwidth dan mengurangi latensi.
PostgreSQL memiliki tipe data array, pewarisan tabel dan tipe data, serta sistem rule. PostgreSQL memiliki tipe-tipe data “antik.” Di PostgreSQL Anda dapat menulis stored procedure (atau procedural language, istilah di PostgreSQL) dalam beberapa bahasa: PL/Perl, PL/Tcl, atau PL/PgSQL. PostgreSQL mendukung set/himpunan.

Kenapa Beli 10 Bila Cuma Perlu 1 PC ?

VIVAnews – Ini solusi jitu bagi sebuah perusahaan kecil menengah, apalagi di masa krisis seperti ini. Bila bagian TI perusahaan sudah menganggarkan untuk membeli beberapa unit komputer baru, stop dulu rencana itu. Barangkali, teknologi besutan NComputing, yang bermarkas di Redwood City California, Amerika Serikat, bisa menjadi alternatif yang sangat murah.

PC-Cloning NComputing X550

Pasalnya, teknologi ini bisa mereduksi kebutuhan perusahaan terhadap pembelian komputer PC. Bayangkan saja, dengan sebuah perangkat mungil milik NComputing, sebuah perusahaan bisa menyederhanakan kebutuhan sekitar 10 komputer, menjadi hanya 1 komputer saja.

Menggunakan fakta yang sering menjadi dasar pijakan virtualisasi komputer, setiap kali seseorang bekerja di depan komputer, biasanya paling banter cuma mengerahkan sekitar 10 persen dari potensi yang dimiliki oleh komputer tersebut.

Alhasil, 90 persen resource komputer yang digunakan sama sekali tak terpakai. “Buat apa Anda membayar sesuatu yang sama sekali Anda tidak pernah manfaatkan?” ujar Manish Sharma, Vice President NComputing Asia Pacific, kepada wartawan, di Hotel Intercontinental Mid Plaza Jakarta, Senin 22 Juni 2009.

Untuk menggantikan keperluan 10 unit komputer, perusahaan cukup perlu membeli satu unit CPU, 10 perangkat mungil seukuran modem buatan NComputing, 10 layar monitor, serta 10 unit papan ketik (keyboard).

X550_diagram_Hz Konfigurasi PC-Cloning NComputing X550 utk 11 user

Prinsipnya, kata Sharma, alat buatan NComputing memiliki kemampuan untuk mengkapling-kapling resource satu unit computer processing unit (CPU) sehingga dapat digunakan oleh sekitar 10 orang pengguna secara bersamaan, tanpa mengganggu kinerja masing-masing aplikasi.

Lebih jauh, Sharma menjelaskan, solusi tersebut juga mampu memotong biaya-biaya tak terlihat lain, seperti kebutuhan-kebutuhan uninterruptible power supply (UPS), ongkos membeli lisensi-lisensi software, dan lain lain.

“Dengan menyederhanakan penggunaan 10 PC menjadi hanya 1 PC plus 10 unit NComputing, perusahaan dapat melakukan 90 persen penghematan energi, 70 persen penghematan biaya pemeliharaan, serta 50 persen penghematan pembelian hardware,” ujar Sharma.

Padahal, penghematan yang diperoleh dari penggunaan NComputing bisa lebih banyak daripada itu. Menurut Henky Tjokroadhiguno, Managing Director Megatronix Mitraniaga, distributor tunggal NComputing di Indonesia, sebuah gadget NComputing seri L bisa menghubungkan satu CPU kepada hingga 30 pengguna komputer.



multi_station_diagram


Konfigurasi PC-Cloning NComputing L130/230 utk 1-30 user

“Sebuah perusahaan leasing di Bandung bisa memanfaatkan satu buah komputer berprosesor Intel Xeon kepada 30 karyawan mereka,” ujar Henky. Namun, itu juga disesuaikan dengan spesifikasi komputer induk.

Menurut Sharma, sebuah CPU berprosesor Intel Pentium 4 berkecepatan 3 GHz, dapat digunakan oleh sekitar 6 pengguna. Sementara komputer yang berspesifikasi lebih tua, hanya direkomendasikan untuk digunakan oleh sekitar 4 atau 5 pengguna.

Untuk mengetahui seberapa besar sebuah perusahaan dapat melakukan penghematan penggunaan komputer mereka, kata Henky, dapat dilihat dari pemakaian harian komputer tiap karyawan dari task manager mereka.

Sharma tak menampik bila alatnya disebut sebagai disruptive technology, karena dapat merusak penjualan vendor-vendor komputer. Bahkan menurut Sharma, alatnya dapat ‘merusak’ paradigma berpikir pengusaha.

“Bila mereka hendak membeli sekitar seribu komputer, kini mereka pasti berpikir hanya membutuhkan seratus komputer. Dan sekali mereka mengetahuinya, pola pikir seperti itu akan sangat sulit dirubah.”

Sumber : VivaNews (22/06/2008)

Selamat Datang Era Akses Komputer Murah


JAKARTA, SENIN – Selamat datang era akses komputer murah. Dengan kejelian memaksimalkan pemanfaatan kapasitas komputer, NComputing mengembangkan software dan hardware berbentuk virtual agar satu PC dapat dimanfaatkan oleh banyak pengguna. Setiap pengguna hanya memerlukan monitor, keyboard dan mouse yang dihubungkan dengan sebuah komputer inti (server) yang dipakai bersama-sama.
Manish Sharma Namun untuk bisa mengakses dan menggunakan komputer inti, setiap paket perangkat di atas harus dilengkapi dengan sebuah hardware mini sebagai pengganti motherboard, yaitu X-Series dan L-Series. NComputing menyebut X-Series sebagai perangkat keras yang tersambung langsung. Perangkat ini dapat digunakan untuk tujuh sambungan komputer dalam jarak maksimal 10 meter. Artinya,untuk pemanfaatan maksimal sebuah PC secara bersama-sama dengan dibutuhkan enam monitor, mouse dan keyboard serta enam perangkat X-Series.
“Hitungannya (setiap perangkat X-Series) hanya 1 watt. Bandingkan dengan sebuah PC yang membutuhkan 115 watt untuk digunakan,” ujar Vice President NComputing Asia Pasific Manish Sharma dalam momen peluncuran dua perangkat terminal ini, Senin (11/8) di Jakarta.
“Hitungannya (setiap perangkat X-Series) hanya 1 watt. Bandingkan dengan sebuah PC yang membutuhkan 115 watt untuk digunakan,” ujar Vice President NComputing Asia Pasific Manish Sharma dalam momen peluncuran dua perangkat terminal ini, Senin (11/8) di Jakarta.
Perangkat L130/230 ternyata lebih mencengangkan lagi. Satu perangkat ini memungkinkan 30 orang menggunakan komputer dari satu PC  atau server yang sama tanpa terikat jarak. Menurut Manish, sistem ini seringkali digunakan dalam satu gedung. Perangkat ini menggunakan sambungan ethernet dan hanya membutuhkan tenaga 5 watt listrik untuk setiap perangkatnya. Untuk keduanya, pengguna tidak perlu menambahkan router, karena telah dilengkapi dengan card ketika membeli paket X-Series ataupun L-Series.
X-Series dijual dengan harga Rp 880 ribu per perangkat, namun pengguna harus membeli minimal tiga perangkat plus satu card seharga Rp 2,52 juta. Sedangkan L-Series dijual dalam dua seri yaitu L-230 yang dilengkapi dengan USB seharga Rp 1,9 juta dan L-130 seharga Rp 1,7 juta.
X550_diagram_Hz Menurut Manish, terobosan NComputing menjadi jawaban bagi dunia pendidikan di beberapa negara berkembang dengan penggunaan lebih dari 500.000 komputer virtual yang telah tersebar di 80 negara. Hal ini sekaligus menghemat penggunaan listrik sebanyak 88 juta kilowatts per tahun sehingga mengurangi angka emisi karbon dalam atmosfer. Kelemahannya, jika komputer hostnya hang atau down maka setiap komputer juga akan hang ataupun down.
Menurut Manish, Indonesia yang sedang menggeliatkan teknologi dalam berbagai bidang, seperti program e-learning dan e-government dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi. Institusi dan perusahaan ternama juga disebutkan Manish telah menggunakan perangkat ini, seperti Carrefour, Deloitte dan Fed Ex, bahkan Mabes Polri.
Manish menambahkan NComputing tidak begitu terobsesi soal perolehan rupiah di tahun keduanya di Indonesia, meski mengharapkan tahun ini akan memperoleh dua kali lipat perolehan tahun lalu atas total penjualan hampir 6000 unit. Prioritas utama NComputing adalah mendirikan 100 dealer di Indonesia hingga akhir 2008.
Sumber : KOMPAS (11/08/2008)